Chanyeol EXO-K

Park Chanyeol atau yang akrab disapa Chanyeol, merupakan salah satu dari anggota Boyband EXO yang saat ini sedang gencar- gencarnya meramaikan panggung KPOP. Pria yang mempunyai tipikal romantis ini mendapatkan posisi sebagai Rapper di grupnya.
Di EXO-K bukan hanya D.O saja yang bisa beatboxing karena ternyata Chanyeol juga bisa melakukannya lho. Multitalent bukan? selain itu, Pemilik suara berat ini juga pernah muncul di salah satu PV nya SNSD lho, yaitu genie “ Tell me your wish” yang japanis version.
Chanyeol
Berikut ini biodata Chanyeol EXO-K:
Nama
Park Chanyeol
Nama Tenar Chanyeol
Lahir Seoul, November 27th 1992
Tempat Lahir Seoul, Korea Selata
Tinggi 185cm
Golongan Darah A
Posisi Vocalist, Main Rapper
Tahun Aktif 2008 – sekarang
Zodiak Sagitarius
Chanyeol berteman akrab dengan Baekhyun yang merupakan teman berbagi kamarnya di dorm. Karena itulah mereka bisa cepat akrab satu sama lain. Selain itu, salah satu alasan keakraban mereka adalah keduanya yang sama- sama lahir di tahun 92 jadi bisa dibilang teman sebaya gitu deh J. Pada saat masih menjalani trainee keduanya tidak jarang pulang bersama kerumah. Hal ini dikarenakan rumah keduanya yang searah.
Diantara anggota EXO-K Chanyeol merupakan member yang notabene adalah moodmaker disana apalagi jika Baekhyun yang notabene teman satu roomatenya bergabung, wah sudah bisa dipastikan bakalan jadi rame deh suasananya. Alhasil karena sering berisik dan membuat kegaduhan juga kejahilan sana sini jadilah dua member ini dijuluki si happy virus oleh para anggota member yang lain.

Chanyeol merupakan anggota EXO tertinggi kedua setelah Kris “EXO-M”. Chanyeol sangat suka bermain band. Dia sempat tergabung dalam sebuah grup band pada saat berada di sekolah menengah pertama dan juga menengah atas. Penggemar grup band Muse ini mengaku memiliki senyuman yang unik yang berbeda dengan kebanyakan orang pada umunya, yaitu dimana saat dia tersenyum, maka gigi depannya bakal kelihatan semua dan karena itu jugalah dia mendapat julukan Rich Teeth oleh yang lain.( Nurina/ Pathmo).

BAB 2
ISI

A. Pengertian Media Baru

Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin berkembang mulai dari teknologi analog hingga sekarang yang mulai menuju era digital.Hal ini berimbas pada perkembangan di dalam media, maka munculnya media baru. Sebagai contoh di dunia fotografi di zaman analog pada saat itu sebuah foto jika dicetak harus melewati proses yang lumayan panjang dan memerlukan waktu lama. Sebuah gulungan film harus dicuci terlebih dahulu kemudian dicetak di kertas foto, berbeda di zaman digital sekarang ini di mana gulungan film kamera tidak digunakan lagi dengan munculnya kamera digital yang hanya membutuhkan memori sebagai media penyimpanan datanya, dan ketika dicetak tidak membutuhkan proses yang lama.
Media baru yaitu sarana atau alat komunikasi yang baru muncul atau baru berkembang.Istilah media baru merujuk kepada digital device yakni alat komunikasi elektronik yang hanya butuh sentuhan jari tangan.Newmedia atau media baru didefinisikan sebagai produk dari komunikasi yang termediasi teknologi yang terdapat bersama dengan komputerdigital (Creeber dan Martin, 2009).
3
Definisi lain media baru adalah media yang di dalamnya terdiri dari gabungan berbagai elemen. Itu artinya terdapat konvergensi media di dalamnya di mana beberapa media dijadikan satu (Lievrouw, 2011). Definisilainmengemukakan, media baru merupakan digitalisasi yang mana sebuah konsep pemahaman dari perkembangan zaman mengenai teknologi dan sains, dari semua yang bersifat manual menjadi otomatis dan dari semua yang bersifat rumit menjadi ringkas. Digital adalah sebuah metode yang complex dan fleksibel yang membuatnya menjadi sesuatu yang pokok dalam kehidupan manusia. Digital ini juga selalu berhubungan dengan mediakarena media ini adalah sesuatu yang terus selalu berkembang dari media zaman dahulu (old media) sampai sekarang yang sudah menggunakan digital (modern media/new media).
Pengertian media baru tersebut sebenarnya masih terlalu umum. Belum ditemukan definisi baku tentang media baru karena ada kesulitan dalam merumuskan definisinya. Meski beberapa ahli berpendapat mengartikan media baru yang intinya “segala macam barang yang terkait dengan internet, gambar, teknologi, dan suara”, namun dalam kenyataannya definisi media baru berubah setiap hari dan akan terus seperti itu demikian. Kemunculan media baru secara langsung telah mampu mengubah pola hidup bermasyarakat, cara berfikir, kebudayaan dan segala aspek lainnya.

B. Ciri-Ciri Utama dan Karakteristik Media Baru
Pakar komunikasi Denis McQuail dalam buku Teori Komunikasi Massa (2011) menjelaskan, ciri utama utama media baru yaitu:
• Adanya saling keterhubungan (interkonektivitas).
• Aksesnya terhadap khalayak individu sebagai penerima maupun pengirim pesan.
• Interaktivitasnya.
• Kegunaan beragam sebagai karakter yang terbuka.
• Sifatnya yang ada di mana-mana.
Media baru muncul sejalan dengan perkembangan teknologi digital. Media baru seperti halnya dengan media yang sudah ada (televise, radio, dan surat kabar) juga mempunyai karakteristik tersendiri antara lain:
1. Interaktif. Karakteristik ini menjadi salah satu kunci dari media baru, karena jika dibandingkan dengan media lama seperti televise, radio, dan surat kabar, media baru diakui paling interaktif meskipun di media lama sudah banyak yang dapat bersifat dua arah seperti kuis, ngobrol, dan sebagainya dengan penonton di rumah, tetapi itu tetap melalui tahap seleksi dari medianya. Berbeda halnya dengan media baru, proses media baru dapat dimiliki oleh semua orang dengan mudah dan terjangkau dengan bermodalkan jaringan internet saja. Setiap orang dapat berinteraksi, bertukar informasi, bisnis dan sebagainya hanya dengan internet atau media baru.
2. Hipertekstual. Artinya setiap informasi yang sudah ada di media lama seperti televise, radio, dan surat kabar kembali dimasukan ke dalam media baru dengan tampilan yang sudah disesuaikan. Hal ini digunakan sebagai database perpindahan media dari media lama ke media baru sehingga informasi yang dahulu tidak hilang begitu saja. Jadi saat orang mengakses informasi yang hanya di media lama dapat diakses juga di media baru. Media baru juga digunakan sebagai database informasi yang ada di media lama.
3. Jaringan (networking). Berarti di dalam media baru internet terdapat beberapa jaringan yang saling menguatkan untuk mempermudah orang untuk menemukan dan menggunakan internet dalam mencari informasi. Jaringan itu antara lain The World Wide web, website perusahaan/Negara, situs media social, blog network, forum online dan sebagainya. Jaringan ini merupakan media baru dan juga menjadi kunci dari media baru.
4. Maya atau virtual. Karakteristik ini menjadi karakteristik yang melemahkan bagi media baru internet, karena sifatnya yang maya sehingga identitas seseorang atau kelompok di dalam media baru internet ini menjadi tidak jelas atau tidak dipercaya sepenuhnya. Wilayah jangkauan penyebaran informasi di internet sangatlah bebas tidak ada batas, sehingga penyebaran informasi sangat mudah didapat oleh siapa saja.
5. Simulasi. Dalam zaman digital memiliki hubungan yang dekat dengan peniruan atau simulasi. Setiap media mempunya akibat akanditirukan olah khalayak, sama halnya media lama. Media baru menirukan beberapa dari media lama yang masih bias diangkat ke dalam media baru. Khalayak pengguna media baru juga akan meniru apa informasi yang ia dapat di dalam media baru ke dunia nyata yang mempengaruhi hidupnya. Simulasi berarti melakukan peniruan atau imitasi dari suatu hal ke dalam kehidupannya sehingga dapat berguna bagi dirinya.
6. Digital. Dalam dunia digital semua diproses menggunakan mesin yang digerakkan oleh system informasi yang diolah kode atau nomor yang dibuat oleh manusia. Dalam hal ini media komunikasi dan representasi biasanya terbentuk dari suara dan cahaya yang telah dikodekan dalam suatu sistem. Seperti foto yang dulunya analog tetapi sekarang menjadi digital. Kode-kode ini kemudian dimasukkan ke dalam sebuah memori digital yang digunakan sebagai database.

C. Jenis-Jenis Media Baru
Antara lain:
 Mikrokomputer. Unit yang berdiri sendiri, biasanya dengan ketentuan untuk memuat perangkat lunak individual dan kadang-kadang dihubungkan dengan mikrokomputer lain dalam jaringan. Unit pusat pengolahan mikrokomputer yang membaca dan mengeksekusi instruksi program adalah berupa sebuah chip semi konduktor tunggal.
 Telekonferensi. Pertemuan kelompok kecil yang dimiliki oleh komunikasi elektronik interaktif antara tiga orang atau lebih dalam dua atau lebih lokasi yang berbeda. Tiga jenis utama telekonferensi adalah video telekonferensi, telekonferensi audio, dan telekonferensi computer.
 Teleteks. Layanan informasi interaktif yang memungkinkan individu untuk meminta frame informasi, untuk melihat pada layar televise rumah.
 Videoteks. Layanan informasi interaktif yang memungkinkan individu untuk meminta frame informasi dari sebuah computer pusat untuk melihat pada layar video.
 Komunikasi Satelit. Komunikasi satelit terdiri dari pesan telepon, siaran televise dan pesan lain dari suatu tempat di permukaan lain.
Kita bisa memasukkan media baru yang akrab di masyarakat modern, seperti handphone, smartphone, atau mobile device lainnya ke dalam kelompok Komunikasi Satelit.Semua alat tersebut saat ini berkaitan dengan akses ke internet dan media online saluran komunikasi yang tersaji secara online.

D. Manfaat, Dampak Positif dan Dampak Negatif Media Baru
Media baru memiliki beberapa manfaat, yaitu:
1. Bidang Pendidikan. Dapat dijadikan sebagai sarana untuk belajar dan saling bertukar informasi dan dapat digunakan untuk mencari sebuah sumber informasi baru, seperti Wikipedia, serta sekarang sudah ada system baru yang disebut E-Learning yang tentu saja semakin memudahkan system pembelajaran.
2. Bidang Bisnis. Berguna sebagai perantara jual beli secara online, sehingga memudahkan para penjual dan pembeli untuk dapat bertransaksi dengan cepat dan mudah. Bisa mengetahui semua harga pasar dalam melakukan usaha dan dapat melihat kondisi pasar dalam melakukan usaha yang sedang hits.
3. Bidang Sosial. Media baru sangat berpengaruh besar dalam hal seperti ini atau yang biasa disebut jejaring sosial, contohnya facebook, twitter, what’s up, youtube, dll. Dapat digunakan sebagai media untuk hiburan atau bersenang-senang, contohnya game online, dll.
4. Bidang Informasi. Sebuah arus informasi yang dapat dicari dengan mudah dan cepat karena dapat diakses di mana saja dan kapan saja tanpa terbatas ruang dan waktu. Media baru memegang peranan yang sangat penting dalam hal ini, karena dapat berfungsi sebagai pemberi informasi atau memberitahukan kabar-kabar yang terbaru untuk para semua pembacanya, contohnya adalah kompas.com dan detikcom.
5. Bidang Pekerjaan. Sebagai media yang digunakan untuk mencari, memberitakan, dan memuat sebuah lowongan pekerjaan yang dapat memudahkan para pencari kerja untuk melamar pekerjaan yang mereka inginkan, contohnya adalah jobsdb. Sebagai media komunikasi yang sangat efisien dan kita dapat melakukan komunikasi dengan orang lain walaupun berada di tempat yang jauh sekalipun, bahkan dapat melakukan tatap muka dengan aplikasi video conference.
Terdapat dampak positif dan negatif dari media baru. Yaitu:
• Dampak positif media baru terhadap masyarakat adalah membuat masyarakat sebagai konsumen pengguna media baru dapat dimanjakan dengan adanya kemunculan berbagai kemudahan-kemudahan yang ditawarkan dari teknologi media baru itu sendiri, seperti e-NewsPaper yang dapat membuat masyarakat tidak perlu menunggu tukang koran atau untuk membeli koran di pinggiran jalan, tetapi hanya bisa dengan mudah mengakses semua situs yang sudah menyediakan layanan tersebut.
• Dampak negatif yang ditimbulkan dari media baru adalah pengaruh terhadap media konvensional. Dampak-dampak yang akan ditimbulkan karena adanya media baru adalah dapat dengan mudah tersingkirnya media-media yang bersifat lama atau tradisional, seperti e-Book yang sekarang ini telah digencarkan semakin meluas yang akhirnya membuat para produsen buku dibuat menjadi kalah atau tersaingi karena adanya e-Book yang memiliki kelebihan banyak dan hampir tidak dimiliki oleh banyak buku konvensional.

E. Media Baru vs Media Tradisional
Istilah media baru, sampai sekarang sebenarnya masih diperdebatkan di kalangan ilmuwan.Kesan awal yang muncul dari konsep media baru sering diartikan secara sederhana sebagai media interaktif yang menggunakan perangkat dasar computer.
Tabel Kelompok Media Baru dan Kelompok Media Tradisional
New news media New non-news media Traditional news media
Computers Direct mail Broadcast tv
Satellites E-mail Radio
Cable tv Polling Newspaper
VCRs Videoconferencing Magazines
Direct broadcast satellite Teleconferencing Telephone
Multipoint distribution services Computers bulletin boards Telegraph
Satellite master antennae tv Cellular phones
Subscription tv Voice mail
Low-power tv ATM
Videotext Facsmile transmission
Teletext Integrated service digital network
Laser Fibre optic
Multimedia
High Definition tv

Kehadiran media baru dalam segala bentuk dan fungsinya tentu tidak begitu saja menggeser media lama atau media tradisional yang ada selama ini.Tampak bahwa keberadaan media baru tidak begitu saja menggeser keberadaan media tradisional yang sampai sekarang masih dibutuhkan manusia untuk sumber informasi sesuai karakteristiknya masing-masing.
Perbedaan yang nampak antara media baru dengan media tradisional yang jelas mencuat adalah dari segi penggunaannya secara individual yang diungkapkan oleh McQuail (2000:207) melalui tingkat interaktif pengguna media yang diindikasiakan oleh rasio respon pengguna terhadap pengirim pesan, tingkat sosialisasi pengguna dimana media baru lebih bersifat individual dan bukan bersifat interaksi social secara langsung, tingkat kebebasan penggunaan media, tingkat kesenangan dan menariknya media yang digunakan sesuai keinginan serta tingkat privasi yang tinggi untuk pengguna media baru.

F. Hukum Media
Hukum media adalah hokum yang mengatur tentang ketentuan-ketentuan media, sebagai alat komunikasi dan informasi.Ketentuan-ketentuan tersebut yang diatur adalah tentang masalah isi media, prosedur penggunaan media, dan sebagainya.
Hukum internet (cyber law) adalah hukum yang berkaitan dengan ketentuan media di internet.Di beberapa Negara hukum cyber telah masuk dalam bagian hukum penyiaran.Terdapat Undang-undang informasi dan transaksi elektronik dimana adanya tentang peraturan yang mengatur tentang tindakan seseorang yang melanggar peraturan hukum yang sudah diatur dalam undang-undang di Indonesia. Dalam Undang-undang ITE dibahas pada UU No.11 yang terdiri dari 54 pasal, dimana secara garis besar telah membahas tentang bagaimana regulasi dalam dunia maya dan hal-hal yang terjadinya di dalamnya seperti transaksi.
Mengapa media harus diatur?Terdapat dua sisi kepentingan dalam pengaturan bidang media.Pertama, pertimbangan kepentingan umum.Atas kepentingan umum, Negara harus mengatur dalam konstitusinya mengenai Hak Asasi Manusia.Salah satu unsur HAM adalah hak menyatakan pendapat. Salah satu cara mengemukakan pendapat ialah melalui media. Oleh karena itu, media pada dasarnya adalah alat bagi masyarakat luas untuk menyatakan pendapat secara bebas.
Kedua, kepentingan bisnis. Pada sisi lain, telah menjadi kenyataan bahwa pengelolaan media dilakukan oleh sebuah organisasi yang pada umumnya mencari laba. Karena itu, jiwa “kepentingan umum”nya pada media bisa terkontaminasi oleh kepentingan privat perusahaan.Dari sisi ini media harus dikendalikan agar tidak merugikan masyarakat.
Asas-asas hukum media adalah sebagai berikut
1. Asas kebabasan media
2. Asas anti sensor
3. Asas pertanggungjawaban social
4. Asas pembatasan kepemilikan
5. Asas perlindungan profesi
6. Asas perlindungan hak perorangan
Sumber-sumber hukum media agak berbeda dengan beberapa lapangan hukum lainnya, yang pengaturannya terangkum dalam satuan peraturan perundang-undangan tertentu.Dalam peraturan hukum bidang media tidak semuanya terkumpul dalam suatu undang-undang tertentu.Hal ini erat kaitannya dengan sifat hukum media yang mencangkup aspek-aspek ideology dan politik yang fundamental seperti hak asasi manusia, aspek ekonomi bisnis misalnya pembatasan kepemilikan, sampai aspek-aspek teknis telekomunikasi.
Materi hukum media terdapat dalam, misalnya, UUD 1945, Tap MPR No.XVII/MPR/1998, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, UU Anti Monopoli, UU telekomunikasi, dan sebagainya.Peraturan perundang-undangan tersebut pada dasarnya bukan merupakan peraturan hukum yang mengatur khusus bidang media.Namun dalam materinya menyangkut hal-hal yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan media.
Hukum media memiliki rentang pengaturan yang secara vertical cukup lebar yaitu mulai dari aspek yang fundamental yaitu masalah hak asasi manusia untuk menyatakan pendapat sampai masalah teknis misalnya bidang pengaturan frekuensi.Secara horizontal juga memiliki rentang yang lebar mulai dari UU Pers, UU ITE, UU Penyiaran sampai UU Koperasi dan Yayasan.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kehadiran film Habibie dan Ainun ini yang merajai bioskop tanah air yaitu Habibie dan Ainun. Film yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari(BCL) dan Reza Rahardian ini merupakan film yang sangat fenomenal saat ini, yang diangkat dari perjalanan hidup Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie( B.J Habibie) dan Hasri Ainun Besari (Ibu Ainun). Film ini diawali dengan menceritakan bagaimana masa SMA Habibie dan Ainun hingga kemudian Habibie ke Jerman dan akhirnya dipertemukan kembali dengan Ainun ketika Habibi kembali ke Kampung halamnnya untuk mengisi liburannya. Hingga kemudian mereka menikah dan kembali ke Jerman kemudian Habibie melanjutkan kuliahnya. Kemudian bekerja di salah satu perusahann pembuatan transportasi di jerman, hingga kemudian dipanggil kembali ke Indonesia dan menjadi Menteri setelah permohonannya untuk kembali dan mengabdikan ilmunya ditolak. Iapun pulang ke Indonesia dan mulai menyibukkan dirinya dengan berbagai kegiatannya untuk membuat pesawat untuk bangsa Indonesia dan sebagai perwujudan janjinya pada istrinya Ainun. Saat menjadi menteri ia ditawarkan untuk menerima uang suap dari salah seoranga penguasa bernama Sumohadi namun saat itu juga Habibie dengan tegas menolak tawaran dari pengusaha tersebut. Akhirnya penerbangan pesawat pertama buatan anak bangsa Indonesia bernama N-250 (Gatotkoco) berhasil diterbangkan di udara Indonesia pada 1995. B.J Habibiepun diangkat menjadi wakil presiden dan pada 1999 beliau ditetapkan sebagai presiden menggantikan Soeharto. Kepemimpinannya sebagai presiden RI tidak berlangsung lama, namun berbagai tanggung jawabnya untuk membenahi RI yang saat itu sedang mengalami krisis dilaksanakn tanpa kenal waktu bahkan iapun sering begadang untuk mengurus kepentingan rakyat, sampai- sampai ibu Ainunpun mulai khawatir akan kesehatan beliau. Setelah masanya menjadi presiden habis, ia memutuskan untuk tidak mengikuti pencalonan sebagai presiden. Ibu Ainunpun mulai sakit parah namun meski demikian, sebelum pergi melakukan operasi ke Jerman ia masih menyempatkan diri untuk menulis resep obat untuk Habibie. Setelah melakukan sembilan kali
operasi, Ainunpun menghembuskan nafas terakhirnya pada 22 Mei 2010 di rumah sakit Ludwig-Ma-ximilians-Universitat, Klinikum Grohadern, Munchen, Jerman.
1
B. Rumusan Masalah
Film berperan sebagai sarana baru yang di gunakan untuk menyebarkan hiburan, pasti semua orang pernah melihat film di boiskop maupun di tv atau internet. Kemudian apakah film tersebut dan apa cerita di dalam film Habibie Ainun ?

C. Tujuan
Tujuan yang diperoleh dengan pembuatan makalah ini adalah
1. Mengetahui apa yang ada dalam cerita film Habibie dan Ainun
2. Mengetahui bahwa tujuan pembuatan film ini
3. Mengetahui akan komentar orang setelah melihat film tersebut

D. Ruang Lingkup Materi
Berdasarkan ruang lingkup dalam makalah ini, yaitu saya hanya membahas tentang pengertian film, analisis film habibie ainun, isi pesan dari film, effect masyarakat setelah menonton film tersebut, tujuan menayangkan film habibie ainun.

2

BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN FILM
Film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikam suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. (Effendy,1986:134). Film berperan sebagai sarana baru yang di gunakan untuk menyebarkan hiburan yang sudah menjadi kebiasaan terdahulu, serta menyajikan cerita, peristiwa, music, drama, lawak, dan sajian teknis lainnya kepada masyarakat umum. Tetapi, sebuah film dapat mencakup berbagai pesan, baik itu pesan pendidikan, hiburan, dan informasi.

Film juga dianggap sebagai media komunikasi yang ampuh terhadap massa yang menjadi sasarannya, karena sifatnya yang audio visual, yaitu gambar dan suara yang hidup. Dengan gambar dan suara, film mampu bercerita banyak dalam waktu singkat. Ketika menonton film penonton seakan-akan dapat menembus ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan dapat mempengaruhi audiens.
Dewasa ini terdapat berbagai ragam film, meskipun cara pendekatannya berbeda-beda, semua film dapat dikatakan mempunyai satu sasaran, yaitu menarik perhatian orang terhadap muatan-muatan masalah yang dikandung. Selain itu, film dapat dirancang untuk melayani keperluan publik terbatas maupun publik yang seluas-luasnya.
3
B. ANALISIS FILM HABIBIE dan AINUN

Rudy Habibie adalah seorang yang jenius, ia ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar, berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat truk terbang untuk menyatukan Indonesia. Semantara Ainun adalah seorang wanita muda yang cerdas dengan jalur karir terbuka lebar untuknya sebagai seorang dokter. Pada tahun 1962, dua kawan SMP ini bertemu lagi di Bandung. Habibie jatuh cinta seketika pada Ainun yang baginya semanis gula. Tapi Ainun, dia tak hanya jatuh cinta, dia imani pada visi dan mimpi Habibie. Mereka pun menikah dan terbang ke Jerman.
Memiliki mimpi bukanlah perkara yang selalu mudah, Habibie dan Ainun tahu itu. Cinta mereka berdua terbangun dalam perjalanan mewujudkan mimpi. Dinginnya salju Jerman, pengorbanan, rasa sakit, kesendirian serta godaan harta dan kekuasaan saat mereka kembali ke Indonesia mengiringi perjalanan dua hidup menjadi satu.
Bagi Habibie, sosok Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Sama halnya dengan Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas. Kemudian pada satu titik, dua belahan jiwa ini tersadar.

4
C. Isi Pesan dari Film Habibie dan Ainun
Habibie & Ainun adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tanggal 20 Desember 2012. Film ini dibintangi oleh Reza Rahardian, Bunga Citra Lestari dan Tio Pakusadewo. Pada peluncurannya, film ini disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi oleh Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-16, Ir. H. Joko Widodo, dan oleh tokoh utama film ini sendiri, Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie.
” Ini adalah cerita kecil bahwa Anda akan menemukan . Cinta Sejati Anda ”

Ini adalah kisah tentang apa yang terjadi bila kau menemukan belahan hatimu. Kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir.
Film dari Habibie dan Ainun ini menceritakan bahwa memang benar cinta sejari itu ada, dalam cerita Ainun sebagai wanita yang selalu setia kepada dalam segala kondisi dan keadaan . Bahkan lebih tegarnya Ainun tetap di sisi Habibie ketika ia jatuh tak berdaya di rumah sakit menderita kanker ovarium. Bukan hanya yang ditunjukan tentang cinta pasangan hidup, namun ia menunujan cinta kepada Negara yang tidak kalah besar. Namun film ini menceritakan sangat cepat Ketika waktu diangkat sebagai Wakil Presiden Habibie IPTN .
5
D. Effect Masyarakat Setelah Menonton Film Habibie dan Ainun

Bagaimana pendapatmu (Ade Imani A) setelah menonton film Habibi dan Ainun?
Ade Imani Arsyad merupakan salah satu mahasiswa Sejarah Universitas Diponegoro, sebagai satu dari sekian ribu orang yang telah menonton film Habibi Ainun. Ade berpendapat film ini menarik dan puas dengan cerita yang ditampilkan dari film tersebut. Selain itu, Ade mengatakan bahwa ceritanya bagus, karena disamping kisahnya romantis juga ada hikmah yang bisa dipetik yaitu kesetiaan tidak bisa dibayar dengan apapun bahkan uang bejuta-juta sekalipun. “Alur dari film tersebut ringan tapi berisi, maksudnya mudah dimengerti karena film tersebut diangkat dari kisah nyata Habibi dan Ainun itu sendiri”, ungkap Ade.
Ade juga sangat merekomendasikan film ini kepada semua masyarakat yang belum menontonnya, karena selain ceritanya yang romantis, di dalam film tersebut juga terdapat pesan yang sangat dalam betapa besar cintanya seorang Habibi kepada istrinya, Ainun. Menurut cerita yang saya tangkap, Habibie menganggap Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas. Kemudian pada satu titik, dua belahan jiwa ini tersadar.
Menanggapi dunia perfilman saat ini, Ade berharap semoga dunia perfilman Indonesia dapat membuat film yang lebih berkualitas lagi dan yang pasti lebih bagus baik dari segi isi maupun kualitas gambarnya. Karena saat ini khususnya Indonesia, banyak terjadi pembajakan film-film yang merugikan insan perfilman Indonesia di mata Internasional.

6
E. Tujuan Film Habibie Ainun di Tayangkan

Kehadiran film Habibie dan Ainun inspirasi kehidupan, ibarat gerimis di musim kemarau yang panjang. Kehadiran film ini mampu menyirami rohani rakyat bangsa Indonesia yang sedang kering kerontang akibat minimnya keteladanan di negeri ini. Bangsa ini sedang mengalami krisis kepemimpinan yang berujung pada krisis multidimensi. Kenakalan generasi muda dan krisis moral generasi tua terjadi di berbagai lapisan. Generasi muda hidup foya-foya tanpa sadar masa depan mereka, sedangkan golongan tua semakin merajalela dengan lebih mementingkan diri sendiri dan golongannya. Generasi muda lebih berfikir instan yang ditandai rendahnya kedisiplinan dan kesungguhan dalam menjalani kehidupan. Sedangkan golongan tua bersikap masa bodo dengan generasi penerusnya.
Rakyat bangsa ini membutuhkan keteladanan. Keteladanan adalah cara terbaik dalam proses pendidikan manusia di bumi ini. Keteladanan yang penuh hikmah dan penuh kesabaran mampu menyegarkan karena menghibur dan memotivasi masyarakat bangsa sedang kering hati nurani. Itu sebabnya menceritakan kambali tokoh besar seperti Prof. Habibie mampu menyadarkan masyarakat akan makna kehidupan. Makna kehidupan yang lebih banyak memberi arti karena keteladanan. Beliau adalah representasi seorang pemimpin yang amanah, disiplin, berdedikasi dan memiliki misi kehidupan jelas. Seorang birokrat yang berkepribadian mulia, anti suap dari berbagai manipulasi yang merugikan rakyat. Beliau adalah seorang negarawan sejati, tidak mencari keuntungan sendiri dan golongannya tetapi lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Film berjudul “Habibie dan Ainun” yang merupakan ekranisasi dari sebuah novel ini mampu memberikan pencerahan tersediri. Seperti sang juru selamat, kehadiran film ini sangat sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat bangsa Indonesia yang sedang sakit. Sang penulis atau sang sutradara mampu memprediksi kebutuhan jaman akan terjadinya krisis multidimensi yang melanda bangsa ini. Selain menyindir para pejabat yang dholim, film ini juga mengkritisi para remaja yang pemalas, para pengusaha yang rakus, juga mengkritisi para perempuan yang semakin egois.
7
Secara garis besar ada beberapa pelajaran moral yang dapat diambil dari novel atau film ini. Pelajaran moral atau didactical values itu sangat penting bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Pertama, pelajaran bagi para pemuda. Pemuda adalah aset bangsa yang sangat penting. Bagi generasi muda, film ini mampu mendorong generasi muda untuk memiliki semangat juang yang tinggi. Berjuang mempersiapkan masa depan dengan belajar keras meraih impian. Manusia Indonesia yang dianggap terbelakang ternyata memiliki seorang Habibie yang berotak brilian. Mengingat generasi muda saat ini lebih memilih hal-hal yang instan dan pramatis, film ini mampu menginspirasi mereka agar menjalani hidup dengan penuh semangat. Kesuksesan membutuhkan sebuah usaha keras dan sungguh-sungguh karena tidak ada kesuksesan tanpa sebuah perjuangan.
Kedua, pelajaran bagi para pejabat atau birokrat. Bangsa ini membutuhkan para birokrat atau penguasa yang jujur dan beretos kerja sebagai pelayan rakyat yang dipimpinnya. Kejujuran adalah bagian dari keteladanan yang harus ditanamkan, karena ketidak jujuran akan sangat merugikan rakyat yang dipimpin. Etos kerja adalah bagian dari ciri seorang pemimpin yang amanah. Karena dengan begitu amanah yang sudah diberikan dikerjakan seagaimana yang diharapkan. Tokoh Habibie bukan sekedar sebagai seorang yang jenius, tetapi juga seorang yang disiplin, jujur dan berdedikasi tinggi. Tokoh Habibie memberi contoh anti terhadap sogok menyogok. Tema ini menjadi sangat penting mengingat persoalan terbesar bangsa ini adalah persoalan suap menyuap pejabat di dalam birokrasi bangsa ini. Sikap tegas menolak sogokan mampu memberikan kritikan pedas kepada para birokrat yang rakus akan kekuasaan dan kekayaan.
Ketiga, pelajaran bagi para pengusaha. Kedudukan para penguasaha memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa ini. Keberadaan mereka memang sangat vital dalam membantu pemerintah menyediakan lapangan kerja ataupun menyelesaikan proyek-proyek besar penyediaan sarana umum di negeri ini. Di sinilah dibutuhkan sebuah kejujuran dan keterbukaan dalam kerjasama antara pemerintah dan pengusaha. Dengan begitu, dana rakyat yang dibelanjakan atas kerjasama itu tidak disalahgunakan karena kelicikan dan kerakusan para pengusaha yang hanya mencari untung.
Seorang pengusahan yang jujur akan memberikan manfaat bagi banyak orang dalam pembangunan bangsa dan negera.
Keempat, nilai pendidikan atau didactical values yang ada di dalam film ini juga sangat penting bagi kaum perempuan. Mengingat sistem sosial masyarakat kapitalis telah merubah gaya hidup masyarakat menjadi hedonis dan material. Kaum perempuan pun mengalami disorientasi akan tujuan kehidupan. Banyak kaum perempuan yang lebih memilih mengejar karir dan kekayaan dibandingkan dengan mengurus rumahtangga. Akibatnya generasi manusia pun mengalami persoalan besar dengan lahirnya berbagai persoalan sosial yang semakin mengkhawatirkan.
Film ini menyadarkan akan pentingnya peran seorang wanita atau istri bagi kesuksesan para suami di dalam mengemban amanah kehidupan. Tidak ada seorang suami yang berjaya dunia akherat tanpa didukung oleh pengorbanan seorang istri. Itu sebabnya kemuliaan seorang perempuan tidak semata-mata ditentukan dari gelimang harta dan kedudukan dalam profesinya di luar rumah. Tetapi dari dalam rumah pun perempuan bisa berperan besar di dalam ikut membangun bangsa dan negara ini. Bagian inilahh yang dicontohkan oleh Ainun sebagai kunci keberhasilan seorang Habibie.
Film ini sangat penting bagi sangat penting untuk ditonton oleh siapapun terutama generasi muda di negeri ini. Kita berharap kehadiran film ini mampu mendorong lahirnya Habibie-habibie lain yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara ini.

A. Pengertian Pendidikan Islam
Pada saat ini dunia pendidikan memiliki banyak cabang , di antaranya pendidikan bahasa Inggris, pendidikan Kewarganegaraan, pendidikan Dasar Matematika, pendidikan Islam dan lain-lain. dalam bab ini yang akan dibahas adalah tentang pendidikan Islam. istilah pendidikan Islam berasal dari gabungan dua kata yaitu kata “pendidikan” dan “Islam”. dalam bahasa Arab, pendidikan Islam dikenal dengan At Tarbiyatul Al Islamiyah . Adapun dalam bahasa Inggris sering disebut Islamic Education.
Kata pendidikan yaitu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Sedangkan Islam yaitu agama universal yang Allah perintahkan kepada seluruh manusia dan imani Rosul-Rosulnya. Jadi pendidikan Islam yaitu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran tentang Agama Universal.
Seluruh umat manusia harus mengetahui tentang pendidikan Islam secara keseluruhan agar memantapkan keimanan dan ketaatan untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. apabila mereka tidak mengetahui tentang pendidikan Islam sama saja, mereka hanya Islam dalam KTP (Islam KTP). Pada hakikatnya, mereka mengakui bahwa mereka beragama Islam, tetapi mereka tidak mengetahui apa agama Islam itu.
Pendidikan Islam dapat dijumpai di berbagai lembaga-lembaga yang berbasis Islami mulai dari tingkat rendah sampai tingkat yang paling tinggi, seperti : MI, pondok pesantren, MTs, MA, IAIN, dan lain-lain. Namun pendidikan Islam juga bisa diperoleh di lembaga-lembaga umum misalnya : SD, SMP, SMA, SMK, dan lain-lain, sebagai salah satu mata pelajaran.
Pendidikan Islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang sejak awal kejadiannya sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi akal dan ilmu. Hal ini merupakan sebuah bukti bahwa manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna harus bisa menjadi khalifah yang berilmu dan bertanggungjawab atas apa yang telah dipimpinnya.
B. Dasar dan Tujuan Pendidikan Islam
Setiap pengetahuan atau ilmu mempunyai dasar-dasarnya. Dasar pendidikan Islam adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits (sunah Nabi). Di atas kedua pilar ini dibangun konsep dasar pendidikan Islam. Menuntut ilmu adalah instruksi agama, karena ilmu merupakan salah satu bekal manusia di alam kubur agar tidak tersiksa di alam baqa’. Allah SWT. memerintahkan manusia untuk membaca sesuai firman-Nya :
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ.(١) خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ.(٢) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ.(٣) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ.(٤) عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ.(٥)
Artinya:
“Bacalah engkau (Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menjadikan (segala makhluk) yang menjadi manusia daripada segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu adalah yang paling Maha Mulia yang mengajar dengan (perantara) kalam. Ia (Allah) yang mengajar manusia apa yang mereka tidak tahu”. (QS. Al-‘Alaq : 1-5).
Demikian juga dalam hadits Nabi perintah menuntut ilmu sebagai kewajiban yang harus dilakukan umat Islam, meskipun tempat menuntut ilmu di daerah non Muslim, seperti hadits Nabi:
اطلى العلم ولو بالصين.
Artinya:
“Carilah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina.”
Tujuan dari Pendidikan Islam adalah sebagai berikut:
1. Mengarahkan manusia agar menjadi khalifah Tuhan muka bumi dengan sebaik-baiknya, yaitu melaksanakan tugas memakmurkan dan mengolah bumi sesuai dengan aturan-aturan dan kehendak Tuhan.
2. Mengarahkan manusia agar tugas kekhalifahannya di muka bumi dilaksanakan dalam rangka beribadah kepada Tuhan SWT.
3. Mengarahkan manusia agar berakhlak mulis, sehingga ia tidak menyalahgunakan fungsi kekhalifahannya.
4. Membina dan mengarahkan potensi akal, jiwa dan jasmaninya, sehingga ia memiliki ilmu, akhlak dan ketrampilan untuk mendukung tugas pengabdian dan kekhalifahanya.
5. Mengarahkan manusia agar dapat mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat”.
Pendidikan Islam berfungsi membina dan menyiapkan peserta didik yang berilmu, berteknologi, beriman, dan beramal sholeh. Untuk melahirkan manusia yang baik (ahsan) agar bisa menjalankan kekhalifahannya di muka bumi. Semua dilakukan hanya semata-mata untuk beribadah kepada Allah. hal ini diperkuat dengan firman Allah:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ. (٥٦)
Artinya:
“Tidaklah kami menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah”.
C. Lembaga Pendidikan Islam
Pendidikan Islam telah dimulai di Indonesia sejak masuknya Islam ke wilayah ini. Pendidikan Islam mulanya berlangsung di daerah-daerah pesisir pantai. Mereka berdagang sambil mengajarkan agama Islam setelah masyarakat Muslim terbentuk kemudian di bangun masjid sebagai tempat ibadah dan mengajarkan pendidikan Islam melalui ceramah, membaca Al-Qur’an dan lain-lainnya. selanjutnya muncullah lembaga pendidikan yang khusus untuk proses pembelajaran yang disebut pesantren.
Menurut Haidar Putra, “lembaga pendidikan Islam terdiri dari 3 bentuk, pertama lembaga pendidikan informal yaitu yang berlangsung di rumah tangga. Kedua, lembaga pendidikan non formal yang berlangsung di masyarakat. ketiga, lembaga pendidikan formal yang berlangsung di sekolah. Khusus lembaga pendidikan formal ada empat jenis bentuknya, yakni pesantren, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi”.
Sedangkan menurut Ungguh Muliawan, “lembaga pendidikan Islam menurut bentuknya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, lembaga pendidikan di luar sekolah dan lembaga pendidikan di dalam sekolah”. Lembaga pendidikan di luar sekolah yang dimaksud yaitu lembaga nonformal seperti keluarga, masyarakat, tempat peribadatan, TPA, pesantren. Sedangkan lembaga pendidikan di dalam sekolah (formal) seperti sekolah Islam madrasah dan perguruan tinggi Islam”.
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam dapat diperoleh di mana saja dan kapan saja. Dalam pandangan Ungguh Muliawan bahwa pendidikan di luar sekolah secara hierarkis menduduki tempat pertama (paling konkrit) sekaligus terakhir (paling filosofis) dengan beberapa alasan. Alasan pertama, menurut urutan proses, pendidikan di luar sekolah lebih awal dan akhir didapat oleh peserta didik dibandingkan pendidikan di dalam sekolah. Alasan lain secara Akumulatif ruang dan waktu, pendidikan yang didapat oleh peserta didik di dalam lingkungan persekolahan secara umum relatif lebih sedikit dibandingkan di luar sekolah.
http://illsionst.blogspot.co.id/2011/06/pendidikan-islam-di-era-globalisasi.html

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pada era globalisasi ini telah banyak terjadi kemajuan-kemajuan teknologi yang dimanfaatkan masyarakat, dan yang lebih kelihatan terutama kemajuan di berbagai bidang ilmu. Hal ini disebabkan karena adanya kemajuan-kemajuan teknologi informasi. Kebanyakan orang menganggap Teknologi informasi sama dengan teknologi baru. Padahal sebenarnya teknologi informasi (Information Technology ) telah mulai dikenal sejak tahun 1970-an. Hal ini sebenarnya bisa dilihat dari adanya telegram, yang kemudian berkembang dengan adanya Facimile (Fax.), dan perkembangan terakhir yaitu adanya E-mail dan Voice Mail. Penerapan teknologi informasi saat ini telah terjadi di segala bidang dan dapat kita lihat serta rasakan di rumah-rumah, kantor, perdagangan dan keuangan, juga di bidang militer. Perpustakaan adalah tempat atau gedung yang menyimpan berbagai macam koleksi seperti : buku, referensi, media cetak maupun non cetak, media audio visual & dokumentasi. Tentunya ke semua koleksi itu memerlukan yang namanya sistem pengelolaan, sistem registrasi, dan system layanan sirkulasi yang prima. Untuk mewujudkannya perlu adanya sarana prasarana yang menunjang dan juga SDM yang mempunyai kualitas yang unggul. Dalam kenyataan sehari-hari kita melihat bahwa tuntutan dari setiap pengunjung perpustakaan semakin meningkat dari tahun ketahun. Apakah itu tuntutan dari segi kecepatan pelayanan, keakuratan pengarsipan data buku, keluasan akses peminjaman buku antar perpustakaan (Silang Layan). Dan juga keterbatasan tenaga manusia untuk melayani semua tuntutan dari para pengunjung. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka SDM perlu ditingkatkan dan perlu dilengkapi dengan kecanggihan teknologi informasi. Dengan kecanggihan teknologi informasi pada era globalisasi ini akan mampu menjawab semua tuntutan dari para pengunjung perpustakaan yang menginginkan pelayanan yang prima. Dengan pengaplikasian teknologi informasi yang tepat guna akan meningkatkan kinerja perpustakaan di segala aspek terutama di bidang pengelolaan. Dengan demikian sudah tentu akan menimbulan kepuasan bagi para pengunjung perpustakan. Dan perpustakaan akan menjadi tempat belajar kedua bagi orang-orang. Dalam makalah ini akan membahas tentang sejarah teknologi informasi dan komunikasi di perpustakaan indonesia

1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah perkembangan TIK di perpustakaan Indonesia ?
2. Bagaimana Mekanisme Perpustakaan Sebelum Adanya Komputer ?
3. Bagaimana Mekanisme Perpustakaan Sesudah Adanya Komputer ?
4. Apa pengaruh positif komputerisasi di perpustakaan ?
5. Apa pengaruh negatif komputerisasi di perpustakaan ?

1.3 Tujuan Penulisan

2. Untuk Mengetahui dan memahami sejarah perkembangan TIK di perpustakaan Indonesia
3. Untuk Mengetahui dan memahami Mekanisme Perpustakaan Sebelum Adanya Komputer.
4. Untuk Mengetahui dan memahami Mekanisme Perpustakaan Sesudah Adanya Komputer
5. Untuk Mengetahui dan memahami pengaruh positif komputerisasi di perpustakaan.
6. Untuk Mengetahui dan memahami pengaruh negatif komputerisasi di perpustakaan
7. Untuk memenuhi tugas mata kuliah teknologi informasi dan komunikasi

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Perkembangan TIK

Kemajuan Teknologi Informasi di kantor-kantor di dunia dimulai pada pertengahan abad ke-20, dengan diperkenalkannya telepon otomatis, alat pencatat telegram, telex, mesin ketik elektrik, mesin duplikator, mesin penjumlah, tabulator dan perangkat pengolahan data.
Perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. juga dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri. Perpustakaan dapat juga diartikan sebagai kumpulan informasi yang bersifat ilmu pengetahuan, hiburan, rekreasi, dan ibadah.
Sejarah perkembangan teknologi informasi untuk perpustakaan dimulai pada masa pra komputer. Pada waktu itu untuk sarana penulisan dokumen di kantor-kantor dan khususnya di perpustakaan, masih menggunakan mesin ketik manual, kemudian ada mesin ketik listrik (elektronis), atau yang dikenal dengan mesin ketik IBM. Kemudian mulai ada komputer kira-kira pertengahan abad 19 (untuk negara-negara maju, dan di Indonesia sekitar tahun 70-an) Pada waktu itu komputer digunakan secara Off-Line, artinya tidak dihubungkan dengan sarana telepon, dan digunakan untuk masing-masing bagian. Pada saat itu meskipun sudah ada perangkat-perangkat lunak untuk sistem sirkulasi, pengatalogan, atau pengolahan, tetapi belum dihubungkan dengan suatu sistem yang terpadu. .Kemudian dengan adanya kemajuan teknologi, pengelolaan data di perpustakaan dan pusat dokumentasi dan informasi dapat dilakukan pengelolaan rumah tangga perpustakaan (Library house-keeping ) dengan Automasi Perpustakaan. Kemudian dengan semakain meningkatnya kemajuan teknologi, penggunaan komputer secara off-line dapat diganti denganon-line dan disambungkan ke berbagai jaringan di dunia dengan berbagai Web-Site di dunia. Perpustakaan ada yang dikenal dengan nama Perpustakaan Elektronik dan Perpustakaan Maya (Virtual library ).

2.2 Mekanisme Perpustakaan Sebelum Adanya Komputer

Pada masa prakomputer di perpustakaan masih menggunakan system manual atau manusia itu sendiri, untuk mencari sebuah buku yang ia inginkan manusia harus mencarinya sendiri, untuk mempermudah pencarian buku yang di ingin kan, di buatlah sebuah penanda yang di temple ataupun di gantungkan di setiap bagian rak tempat buku tersebut yang berfungsi sebagai tanda jenis buku agar pembaca menemukan buku yang ia cari lebih mudah dan tidak memakan waktu yang lama.
Sebelum adanya computer di sebuah perpustakaan segala pekerjaan sistematika dan mekanismenya masih secara manual dari sebuah peminjaman buku, pencarian buku, pendataan dan yang lainnya masih mengunakan kertas atau di tulis, untuk menemukan buku yang kita inginkan kita harus bekerja extra dan teliti untuk menemukan buku yang kita cari apa lagi jika perputakaan yang besar namun belum menerapkan system computer, kita harus cermat melihat satu demi satu di antara begitu banyaknya buku dan hal ini memakan waktu yang sangat lama, begitu juga pada data peminjaman buku, sebelum ada computer di perpustakaan seseorang jika ingin meminjam buku data data buku dan orang tersebut akan dicatat terlebih dahulu pada sebuah buku catatan dan itu rentang untuk hilang.
Di dalam sebuah penulisan data-data perpustakaan juga sudah ada yang sedikit modern yaitu dengan menggunakan mesin ketik manual dan juga ada mesin ketik elektronik. Mesin ketik elektronik sudah terbilang lebih modern dari pada mesin ketik manual, walaupun sudah lebih modern namun dalam pemanfaatannya masih banyak kendala yaitu memerlukan waktu yang lama terlebih lagi jika rusak, suku cadang dari mesin ketik elektronik masih sukar di temukan karena terbatasnya persediaan.

2.3 Mekanisme Perpustakaan Sesudah Adanya Komputer

Ketika computer sudah mulai memasuki suatu system pekerjaan di perpustakaan banyak hal-hal baik ataupun peningkatan produktifitas dari suatu perpustakan itu sendiri.
Aplikasi teknologi informasi yang tercakup dalam ruang lingkup suatu sistem informasi, baik itu perpustakaan maupun pusat-pusat dokumentasi dan informasi, secara umum dapat diklasifikasikan menjadi 4 bidang utama, yaitu :

1.Library housekeeping ( Perawatan /pengelolaan perpustakaan)

Library housekeeping atau pengelolaan perpustakaan, merupakan istilah umum yang mengacu pada berbagai macam kegiatan rutin yang perlu dilakukan agar supaya perpustakaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dapat dilakukan dengan menggunakan sistem yang terpadu yang terdiri dari beberapa modul, yaitu akuisisi atau pengadaan, pengatalogan, sirkulasi, pengaksesan katalog oleh umum atau yang dikenal dengan nama OPAC (Online Public Akses Catalog), dan peminjaman antar perpustakaan.Konsep integrasi akhir-akhir ini telah diterapkan secara luas pada sistemhousekeping perpustakaan. Istilah Sistem Perpustakaan yang Terintegrasi (Integrated Library System) sering digunakan sebagai indikasi bahwa sub-sistem atau modul-modul yang ada diintegrasikan semuanya membentuk Sistem Informasi Tunggal yang berbasis komputer yang mampu m[i]elakukan tukar menukar informasi dari satu modul ke modul lain, serentak oleh beberapa modul yang berbeda sehingga memungkinkan penggunaan dan pemanfaatan data oleh sistem akan lebih efisien. Sebagai contoh:: informasi pengarang / judul akan digunakan bersama oleh modul : Akuisisi, Pengatalogan, Sirkulasi, OPAC(Online Public Acces Catalog), dan Informasi pengelolaan. Dari semua modul atau sub sistem ini yang paling penting bagi pemakai adalah sub sistem OPAC, yang memungkankan pengaksesan Online ke katalog.
Sistem Perpustakaan yang Terintegrasi ini kemudian dikenal secara luas dengan nama Otomasi Perpustakaan. Secara umum ada tiga generasi Otomasi Perpustakaan, yaitu:
Generasi I : Otomasi aktivitas-aktivitas pemrosesan, seperti akuisisi dan pengatalogan ditambah dengan pengendalian sirkulasi.
Generasi II : Pengembangan dan pemasangan sistem yang terintegrasi termasuk OPAC
Generasi III : Dibangun Local Area Network dengan kemampuan komputasi dan komunikasi pada stasiun kerja individu.
Pengertian Otomasi Perpustakaan kalau dilihat dari segi etimologi berasal dari bahasa Inggris yaitu Library Automation. Kata Automation di dalam Microcomputer dictionary berarti : 1) Perubahan dari suatu proses atau prosedur secara otomatis; 2) Pelaksanaan proses dengan sarana-sarana otomatis (Sippl, 1975). Adapun konsep Otomasi berdasarkan Encyclopedia of Science and Technology, Vol.1, menggambarkan penerapan mesin-mesin komputer pada penyimpanan, pemrosesan data-data bisnis, teknis, maupun ilmiah. Dengan demikian otomasi perpustakaan berarti penggunaan komputer untuk semua kegiatan perpustakaan mulai dari pengadaan, pengolahan, sampai ke layanan sirkulasi.

2. Information retrieval (Temu kembali informasi / Penelusuran Informasi)

Sistem informasi untuk temu kembali informasi secara elektronis pertama kali digunakan untuk pencarian data lokal dilakukan dengan menggunakan katalog. Kemudian dengan adanya kemajuan teknologi informasi temu kembali informasi atau yang dikenal dengan penelusuran informasi juga mengalami kemajuan, yaitu dengan penggunaan sarana-saran elektronis.
Ada tiga macam sarana dalam Penelusuran informasi atau temu kembali informasi secara elektronis, yaitu :
a) menggunakan Pangkalan Data Lokal
b) menggunakan CD-ROM
c) menggunakan jaringan Wide Area Network, atau yang banyak dikenal melalui Internet.
General Purpose Software.
Yang termasuk dalam general purpose software yang dapat digunakan di lembaga-lembaga yang bergerak di bidang dokumentasi dan informasi adalah :
– Word Processing : untuk pengolah teks dan pencetakan.
– Spreadsheets : untuk kalkulasi keuangan
– Graphics : untuk presentasi statistik
– Desktop Publishing : untuk penerbitan dan percetakan yang profesional
– Electronic mail : untuk pendistribusian pesan

3. General purpose software (Perangkat lunak untuk berbagai macam keperluan)

Yang termasuk dalam general purpose software yang dapat digunakan di lembaga-lembaga yang bergerak di bidang dokumentasi dan informasi adalah :
– Word Processing : untuk pengolah teks dan pencetakan.
– Spreadsheets : untuk kalkulasi keuangan
– Graphics : untuk presentasi statistik
– Desktop Publishing : untuk penerbitan dan percetakan yang profesional
– Electronic mail : untuk pendistribusian pesan

4. Library networking (Jaringan kerjasama perpustakaan )

Istilah Library networking mempunyai cakupan yang luas, tetapi biasanya meliputi :

a. Kerjasama antar perpustakaan atau jaringan informasi antar lembaga-lembaga yang bergerak di bidang informasi yang sama atau relevan, atau Pengkaitan komputer perpustakaan atau lembaga informasi (Pusdokinfo) dengan lembaga lainnya di dalam institusi untuk membentuk LAN (Local Area Network)

b. Pengkaitan komputer lembaga Pusdokinfo ke komputer lain yang jauh jaraknya untuk membentuk Wide Area Network atau yang sering dikenal dapat berhubungan melalui internet.
LAN dan WAN adalah jenis-jenis jaringan yang digunakan untuk automasi perpustakaan yang dilihat dari lingkup geografisnya. LAN adalah suatu jaringan komputer dengan daerah kerja relatif kecil, dalam satu lokal; dan WAN adalah jaringan komputer yang daerah kerjanya mencakup radius antar kota, antar pulau, dan bahkan antar benua. Sebenarnya masih ada jenis lain, yang disebut Metropolitat Area Network (MAN ), dengan daerah kerja antara 30 sampai 50 km, yang merupakan alternatif pilihan untuk membangun jaringan komputer kantor-kantor dalam satu kota.

Perpustakaan elektronik (electronic library)

Perpustakaan elektronik merupakan penyimpanan informasi,dokumen,audio visual,dan materi grafis yang tersimpan dalam berbagai jenis media berkisar dari misalnya buku cetak, majalah, laporan dan poster hingga ke mikrofis, slid, film, video, copact audio disc, audio tapes, optical disc, pita magnetis, disket atau floppy disc, serta media lain yang telah dikembangkan.
Perpustakaan elektronik merupakan bagian sebuah jaringan kerja (network). Secara teori, pemkai dapat memperoleh salinan elektronik sebuah dokumen dari manapun juga, asal saja tak ada kendala keamanan, politik, ekonomi dan social.

2.4 PENGARUH POSITIF KOMPUTERISASI DI PERPUSTAKAAN

Perkembangan teknologi dewasa ini juga berdampak positif bagi perkembangan Perpustakaan di Indonesia . Perpustakaan sebagai jantung sebuah institusi pendidikan maupun lembaga penelitian memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan informasi/ literature bagi Para penggunanya. Untuk itu pustakawan harus memiliki suatu keterampilan khusus untuk dapat mengolah semua koleksinya agar mudah ditemukan kembali bila suatu saat diperlukan.
Pada awalnya perpustakaan di Indonesia masih sangat tradisional, alat bantu pencarian koleksi buku di rak pada saat itu hanya dengan menggunakan kartu katalog yang diketik dan dijajarkan di laci-laci katalog. Bila mencari buku, kita menelusurnya dari kartu katalog yang ada (apakah dari katalog pengarangnya maupun dari katalog judul) yang telah disusun berdasarkan abjad.
Dengan perkembangan teknologi khususnya teknologi dalam bidang perpustakaan, saat ini banyak perpustakaan yang sudah mempunyai situs web perpustakaan. Dari web tersebut, pengguna tidak harus datang lagi ke perpustakaan jika membutuhkan informasi. Penggunapun hanya tinggal mengetikkan nama pengarang/ judul buku yang ia cari dalam OPAC (Online Public Access Catalog) yang ada di website tersebut. Dari OPAC tersebut, biasanya akan diketahui apakah buku yang akan kita pinjam itu masih tersedia di perpustakaan ataukah sedang dipinjam oleh pengguna lainnya.

Macam-macam Teknologi dalam bidang perpustakaan:

a. Otomasi perpustakaan

Saat ini sudah banyak perpustakaan yang menggunakan teknologi informasi dengan cara otomasi perpustakaan. Menurut Heri Abi Burachman Hakim (2011 : 50), Otomasi perpustakaan adalah pemanfaatan komputer untuk pengelolaan perpustakaan yang menyangkut pengadaan bahan pustaka, pengolahan dan pelayanan.
Dengan adanya otomasi perpustakaan, semua pekerjaan pustakawan akan semakin cepat dan efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan bagi Para anggota perpustakaan.
Selain adanya perangkat keras berupa komputer yang dapat membantu pekerjaan menjadi cepat, diperlukan juga perangkat lunak, aplikasi software perpustakaan yang fungsinya mempermudah kegiatan administrasi perpustakaan. Administrasi yang dimaksud adalah kegiatan Pemesanan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka, peminjaman, pengembalian, penyiangan, manajemen anggota, pencetakan barcode serta pembuatan laporan.

b. Perpustakaan Hibrida berbasis web 2.0

Perpustakaan hibrida berbasis web 2.0 dimaksudkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dari generasi yang mengakses perpustakaan (Heri Abi Burachman Hakim, 2010: 1) Dengan sistem ini, perpustakaan tetap menyediakan koleksi tercetak ataupun konvensional. Sedangkan bagi mereka yang sudah memiliki literasi yang tinggi, perpustakaan telah menyediakan koleksi digital yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui URL yang telah dimiliki oleh Perpustakaan tersebut.

c. Perpustakaan dan jejaring sosial (facebook ataupun twitter)

Facebook dan twitter sebagai jejaring sosial memiliki peranan yang penting pula sebagai sarana promosi Perpustakaan. Tujuan dari pembuatan facebook/ twitter suatu perpustakaan biasanya tergantung dari institusi/ perpustakaan itu sendiri. Secara umum biasanya, perpustakaan juga ingin turut mendukung program gemar membaca kepada Para pengguna dan masyarakat. Salah satunya adalah dengan mempublikasikan cover koleksi buku baru maupun kegiatan yang dilakukan oleh perpustakaan.
Selain itu, facebook juga dapat digunakan sebagai interaksi antara pustakawan dan pengguna dalam menginformasikan keterlambatan buku yang dipinjam atau sekedar memberitahukan bahwa buku yang dipesan sudah tersedia di perpustakaan. Untuk perpustakaan sekolah atau perpustakaan perguruan tinggi hal ini dapat dilakukan karena hal ini bisa dijadikan suatu kewajiban untuk mempunyai account facebook.
Selain hal-hal diatas, pustakawan juga sangat berperan agar teknologi yang digunakan di perpustakaannya benar-benar dapat dirasakan secara maksimal. Transformasi dalam diri pustakawan berupa peningkatan pengetahuan dan kompetensi . Dalam bahasa Agus M. Ikhram (2009), librarian 2.0 harus memiliki kemauan untuk berbagi, bersahabat, gaul, mahir menulis dan aktif dalam jejaring social

2.5 PENGARUH NEGATIF KOMPUTERISASI PADA PERPUSTAKAAN.

Sebenarnya dampak negative nya tidak terlalu terlihat dan sangat sedikit sekali, namun di sini kita mengulas dengan lebih teliti lagi yaitu terdapat beberapa sisi negative pada program komputerisasi pada perpustakaan .

a. Pengadaan komputerisasi di sebuah perpustakaan yang terdapat di sekolah maupun institusi masih memerlukan biaya yang mahal oleh karena itu masih agak sulit untuk menyempurnakan program komputerisasi di sekolah sekolah yang masih terbelakang seperti yang di desa desa atau daerah terpencil lainnya, komputerisasi memerlukan biaya tersendiri oleh karena itu pemerintah daerah harus memberikan bantuan operasional terhadap sekolah maupun institusi tersebut agar komputerisasi perpustakaan berjalan secara optimal.
b. Di perlukannya tenaga terampil untuk menanganinya, untuk pemasangan maupun pengoperasian computer di sebuah perpustakaan di perlukan keterampilan agar computer yang sudah di terapkan di sebuah perpustakaan bisa beroperasi secara maksimal tidak terbengkalai karena tidak adanya SDM yang bisa menggunakannya.
c. Dengan di adakannya komputerisasi di sebuah perpustakaan bisa juga mempersempit lahan pekerjaan untuk seseorang yang tidak bisa mengoperasikan computer namun faktor ini sangat jarang atau sedikit sekali, mengingat sekarang sudah jaman modern seharusnya semua orang di tuntut untuk bisa menggunakan sebuah perangkat computer.
d. Sebuah sekolah ataupun intitusi memerlukan persiapan untuk datangnya peralatan canggih yang di sediakan oleh computer tenaga tenaga ahli yang di siapkan harus siap untuk dapat mengoperasikan computer dengan baik dan benar dan tidak di salah gunakan penggunaannya serta harus melalukan pelatihan agar tercipta kerja yang maksimal.
e. Ternyadinya sebuah ketergantungan pekerjaan pada computer. Mahasiswa ataupun penjaga perpustakaan akan selalu meminta bantuannya kepada computer dari mencari buku, mencatat buku ataupun yang lainnya akan berkaitan erat dengan computer hal ini mungkin tidak terlalu berpengaruh namun dalam jangka yang lama ketergantungan pada computer itu berdampak sangat negative.

Untuk membangun sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan. Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer LAN:
 Dua atau lebih PC
 Network Card sesuai dg jumlah PC
 Kabel coaxial atau UTP
 Hub bila diperlukan
 Terminator 6. T-Connector
Langkah-langkah Membangun Jaringan Komputer LAN:
 Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka artike saya terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
 Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data.
 Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda membangun jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
 Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub. Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut : Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien. Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membangun jaringan LAN :
 PC Server
 OS (Operating System)
 Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless
 Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
 Access Point (U/ Jaringan Wireless)
 Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
 RJ 45 (u/ jaringan kabel)
 Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
 Tester kabel (u/ Jaringan Kabel) .
Setting Control Panel Network Conection

 Setting network connection di controlpanel>networkConection
 Klik kanan local Area Conection pilih properties
 Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih prporties
 Pilih use the following Ip adress

 Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0

 Pilih OK 7. Klik kanan mycomputer pilih properties
 Pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
 di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SYUKRI’
 Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
 Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
 Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat ‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama sebuah komputer.

http://www.it-artikel.com/2013/08/cara-membangun-jaringan-komputer.html

makalah film azaz ilmu pilitik

Pasti anda pernah mendengar yang namanya jajanan Martabak Mini, ya makanan ini biasanya di jual di pinggir jalan. Martabak mini hampir sama dengan martabak manis spesial hanya martabak ini berbentuk mini. Proses pembuatan untuk martabak mini juga sama seperti membuat martabak manis spesial yang seperti biasanya. Makanan ini memiliki tekstur yang sangat empuk dan lembut juga memiliki rasa yang beraneka ragam. Rasanya pun juga beranekaragam dari coklat, keju, susu, pisang, dan kacang.
Jika andan ingin mencoba membuat martabak mini kami memberikan resep cara membuat “Martabak Mini” dengan bahan sedikit untuk anda mencoba

Martabak-Manis-Mini-Coklat-Keju

Bahan:

I. 1 Butir Telur
1/2 sdm Mauripan
4 sdm Gula Pasir

II. 1/2 sdm Mentega
4 sdm Tepung Segitiga
1/2 sdm Susu Bubuk
2 ons Meses
Air secukupnya

Cara Membuat:
1. Kocok bahan I. 1 Butir Telur
1/2 sdm Mauripan
4 sdm Gula Pasir

2. Lalu campurkan bahan II. 1/2 sdm Mentega
4 sdm Tepung Segitiga
1/2 sdm Susu Bubuk
2 ons Meses
Air secukupnya

3. Diamkan bahan adonan kurang lebih 15 menit

4. Panaskan loyang, sesudah benar-benar panas adonan siap dituangkan ke dalam loyang. Tekan sedikit sambil agak digoyangkan memutar dengan tujuan membentuk pinggiran yang akan mempercantik martabak

5.Jika sudah selesai menuangkan adonan, tunggu beberapa saat sampai terbentuk gelembung-gelembung udara dan setelah itu segera kecilkan api ke tingkat paling kecil serta segera tutup adonan.

6.Setelah matang angkat adonan dan olesi bagian atas martabak unyil dengan dan taburkanlah topping yang berupa coklat meises dan keju parut. Terakhir bubuhkan susu kental manis diatasnya.

7. Dan martabak mini pun siap di sajikan

resep-martabak-manis-unyil

DK1Hampir semua orang bisa membuat “Donat Kentang” karena membuatnya sangatlah mudah. Banyak orang yang hampir suka dengan kue donat dengan toping yang berbeda-beda .
Dan sekarang yuk kita mencoba membuat kue donat dengan resep berikut ini..

BAHAN :
1. 6 Butir Telur
2. 1/2kg Tepung Segitiga
3. 1/4kg Kentang
4. 1 Sachet Fermipan
5. 1 Susu Sachet
6. 5 Sdm Gula Pasir
7. 1 ons Blueband
8. 200 cc Air Es
9. Serbuk Gula Halus

CARA MEMBUAT DONAT KENTANG :
1. Kocok Telur yang sudah tersedia, namun gunakan kuning telurnya saja
2. Campurkan tepung segitaga ke dalam adonan
3. Kemudian masukan kentang yang sudah di rebus dan dihaluskan
4. Lalu campurkan susu sachet ke dalam adonan
5. Tambahkan 200cc air es
6. Terakhir masukan Blueband yang sudah di cairkan
7. Campur semua adonan hingga mencampur dan setelah itu diamkan adonan supaya mengembang sekitar 15-20 menit
8. Jika sudah mengembang siapkan cetakan
9. Lalu masukan adonan donat yang sudah di bentuk tadi digoreng hingga matang berwarna kekuningan
10. Angkat donat yang sudah matang lalu beri toping yang di inginkan, dan sajikanlah

Inilah cara membuat “Donat Kentang” gampang kan. Kalian bisa mencoba dengan resep kue ini

Welcome to Blogger Fisip UNS Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!